Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur Perlengkapan Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur Perlengkapan Travelling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

Tips Mendapatkan Tiket Pesawat promo

 CARA MENDAPATKAN TIKET PESAWAT PROMO!
Penerbangan adalah hal nomor 1 yang paling penting bagi semua traveler. Khususnya backpacker yang selalu mencari-cari tiket yang paling murah, tak peduli seberapa bagus kualitas dari maskapai tersebut.
Ada beberapa nama maskapai yang seringkali memberi promo gila-gilaan. Seperti Jakarta-Singapura dengan hanya Rp. 66.000 (?)
Sayangnya, banyak dari kita yang tidak tahu, bahwa terbang itu tidak harus mahal. Banyak dari kita yang masih buta akan banyaknya penerbangan promo di internet.
Berikut adalah tips untuk mencari tiket pesawat promo:
1) Harus rajin mantengin website maskapai murah, diantaranya:
www.airasia.com
www.jetstar.com
www.tigerair.com
2) AirAsia adalah maskapai yg paling sering (bahkan terlalu sering) memberikan promo-promo.
3) Cara melihat promo apa saja yang di tawarkan mudah. Cukup pergi ke home web maskapainya, dan lihat digital banner yang terpampang nyata. Atau bisa juga klik tab “best deal/ penawaran menarik/ sejenisnya” pada web maskapai
4) Biasanya tiket promo muncul secara dadakan dan hanya bertahan selama seminggu untuk masa waktu pembelian
5) Promo biasanya berlaku untuk jadwal penerbangan 6 – 12 bulan kedepan. Tetapi kadang ada juga untuk (misalnya) 3 bulan kedepan
6) Biar gak ketinggalan berita promo, silahkan subscribe email ke masing-masing maskapai. Supaya mereka bisa langsung email kamu jika ada penawaran menggiurkan
7) Jangan berharap banyak, jika tertulis pada banner ‘Jakarta – Singapura 66 ribu rupiah’, bukan berarti kamu bayar tok 66 ribu rupiah. Ngarep banyak lau tong. Itu hanya strategi marketing pihak maskapai. Yang mengelabui kalau 66 ribu rupiah itu ternyata untuk (misalnya) biaya tempat duduknya saja. Belum biaya bensin, pajak, ongkos supir, lalala lilili senangnya hati ini
8) Untuk mengetahui harga asli, silahkan klik next next next next hingga ke bagian pembayaran. Dimana 66 ribu rupiah tsb akan berubah menjadi (misalnya) 200.000 rupiah. Tenang saja, tetap murah meriah kok
9) Kembali ke poin nomor 1. Jika tidak ada usaha, maka tidak ada hasil
Jadi intinya, rajin-rajin mantengin web maskapai
“RAJIN-RAJIN MANTENGIN” <— Tolong ini di bold, underline, italic, font size 72, tempel di jidat.

Created By Me
Waktu Akses : 27 November 2016, 08.35


 

 

Packing yang Wajib dibawa Saat Travelling

PACKING? APA AJA SIH YANG DI BAWA?!

 

Packing adalah ujian nomor satu yang dihadapi para traveler. Khususnya backpacker yang melakukan trip dalam waktu lama, packing merupakan hal yang sulit-sulit mudah tapi sulit dan kadang mudah kadang sulit di kerjakan (Lha belibet). Seringkali kita lupa untuk membawa barang yang justru penting, dan malah memberatkan beban tas dengan barang yang tidak penting.
Backpacker juga biasanya mensiasati packing guna meloloskan diri dari bagage checking di bandara. Agar tidak lagi harus membayar check-in baggage karena melebihi limit berat.
Berikut barang-barang yang wajib di bawa untuk backpacking long trip:
TAS:
1) Backpack (min 45L)
2) Daily pack kecil yang bisa dilipat. Ini akan di bawa setiap hari, untuk menyimpan paspor, handphone, uang, powerbank, jodoh (ngarep) dll saat daily traveling.
PAKAIAN:
1) Kaos ganti (5)
2) Kaos tidur (2)
3) Celana ganti (3)
4) Celana tidur (2)
5) Pakaian dalam (5)      
6) Jilbab (3)
Mungkin banyak yang bertanya, “kok sedikit?”. Yap, untuk memaksimalkan berat backpack, gue biasa membawa sedikit saja pakaian dan mencucinya selama di perjalanan. Bisa di kamar mandi penginapan, daily laundry, atau pinggir sungai ala- ala bawang putih.
7) Sepatu yang nyaman
8) Sendal jepit/ gunung
9) Jaket
10) Jas hujan tipis
11) Pakaian renang
12) Alat mandi dan Make Up
13) Alat sholat
14) Sleeping bag (Optional tapi penting bagi yg mau irit, untuk misalnya tidur di mushola & stasiun seperti yang biasa gue lakukan).
GADGET:
1) Kamera
2) Flash disk/ Hard disk, jaga-jaga memori kamera full
3) Power bank
4) Charger
5) Earphone
6) Handphone
7) Tongsis
DOKUMEN:
1) Paspor
2) KTP
3) Dokumen VISA jika di butuhkan
4) Print tiket pesawat, kereta, dll
LAINNYA:
1) Obat pribadi. Seperti tolak angin, paramex, dll.
2) Botol minum kecil
3) Kartu ATM internasional (VISA, MASTERCARD, dll)
4) Buku catatan (PENTING).
Untuk mencatat & mengontrol pengeluaran. Backpacker dikenal sebagai traveler yang super irit. Untuk mensiasati keuangan, kita bisa memanage daily expense dengan catatan yang kita buat di buku catatan ini. Selain itu, kita bisa juga mencatat hal-hal penting lainnya seperti alamat, rute, nomor telfon, dll.
5) Perlengkapan hiking (opsional)

SELAMAT PACKING!




Created By Me
Waktu Akses : 27 November 2016, 08.15

Sabtu, 26 November 2016

Tips Tampil Cantik saat Travelling

Hei Hijabers, Ini Tips Biar Kalian Tetap Kece Saat Traveling!

Saya memandang jauh menatap luasnya hamparan padang savana dari ketinggian. Sepertinya saya berada di spot yang tepat untuk melihat ratusan rusa berlarian, merak yang mengepakkan ekornya, dan kerbau-kerbau liar yang sibuk mengisi perut mereka.

Ini kali pertama saya berkunjung ke Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Sebuah wisata alam yang begitu eksotis. Saya hampir merasa berada di Afrika. Banyak hal baru yang saya rasakan di traveling kali ini.

tips hijab

Tak hanya tempat baru, perjalanan dengan kostum baru dan teman-teman baru. Tiga bulan sudah, kuputuskan untuk mengenakan hijab dalam keseharianku. Atas dasar alasan tertentu, kusembunyikan rambut panjang yang selalu kuikat saat traveling. Kuganti celana jeans pendek kesayanganku dengan celana yang tentu lebih panjang. Namun, metamorphosis dalam penampilan tak mengubah hobi atau passionku.
Saya tetap seorang traveler cewek biasa dengan mimpi yang sama. Berkeliling dunia. Saya masih tetap penggemar Trinity, Mariscka Prudence, dan Windy Ariestianty. Para wanita petualang penginspirasi.

Secara kebetulan, perjalanan kali ini tidak disertai para cowok seperti biasanya. Hanya ada para traveler cewek dan kami semua hijabers. Windy, Nisa, dan Olif. Mereka terlebih dahulu berhijab ketimbang saya. Banyak yang saya pelajari dari mereka dalam hal pemilihan busana untuk traveler berhijab.
Satu lagi, saya memperoleh pelajaran penting yang bisa saya aplikasikan setelah perjalanan ini. Saya baru tahu, kalau kostum untuk traveler berhijab memiliki berbagai strategi agar tetap nyaman, efisien, tetap menarik, dan tidak ribet tentunya.

1. Hijab Ganda   

photo from hijab-alila-jilbab.blogspot.com      

Cewek memang suka memadu padankan warna pakaian dengan warna hijab yang dikenakannya, sebaiknya bawalah hijab pashmina atau paris yang terdiri dari dua warna itulah yang dikatakan Windy padaku ketika ia memanduku mengepak barang bawaan Hijab ganda maksudnya, apabila yang satu sisi berwarna pink, maka sisi lain berwarna ungu, karena selain lebih praktis, ini juga bisa meminimalisir barang bawaan. Sayapun memilih warna-warna netral agar lebih mudah dipadu-padankan dengan berbagai macam warna pakaian yang saya bawa.

2. Hijab Multifungsi


photo from harmonyandbeauty.blogspot.com

Scarf ,shawl, atau bergo, ini adalah jenis hijab favorit saya, karena selain multifungsi, bahannya juga lebih hangat dan mudah diatur, sesuai dengan tujuan perjalanan yang memiliki karakteristik suhu udara yang lebih dingin. Kebetulan kami datang ketika peralihan dari musim panas ke musim penghujan, jadi saya kira hijab ini tepat digunakan di Taman Nasional Baluran, yang belum memiliki curah hujan stabil.

3. Bahan yang Fleksibel

dian-pelangi-disney-land-011111111111

Untuk jenis kain pakaian, pilihlah bahan yang tidak mudah kusut, lembut, dan menyerap keringat, begitulah petuah dari Nisa. Ia pun menganjurkan saya untuk memilih pakaian berbahan spandeks atau cotton agar bisa lebih leluasa dalam bergerak, terlebih tempat yang kami datangi adalah wisata alam, sehingga akan lebih aktif dalam bergerak.

4. Kain yang Mudah Menyerap Keringat

photo from dianpelangi.net

Selain savana, Taman Wisata Baluran juga menyimpan wisata pantai, yakni Pantai Bama. Bermain di pantai akan lebih mengasyikan bila dilakukan ketika siang hingga sore hari menjelang sunset. Bermain di siang hari tentulah saya memilih bahan yang mudah menyerap keringat agar terasa lebih nyaman di bagian-bagian kulit tertentu.

5. Warna Netral vs Warna Cerah

photo from thatsmyshawl.wordpress.com by dian pelangi

Tak lupa saya menyelipkan satu sua potong pakaian dan satu hijab ganda dengan warna yang cerah. Kenapa? Tentunya jika kamu sudah tiba di suatu destinasi, tidak ingin melewatkan foto selfie kan? Berfoto adalah hal wajib dan haram untuk ditinggalkan. Ini bisa menjadi bukti dan kenangan bahwa kita pernah menjamah tempat seindah ini. Pakaian dengan warna netral memang cara aman untuk memadu padankan pakaian, hijab, dan celana, tapi, warna yang mencolok akan terlihat lebih fresh jika ditampilkan di kamera.

Hijab tentunya bukan halangan untuk tetap tampil menarik ketika traveling. Di samping itu, salah satu kelebihan hijab style dalam traveling adalah terlindung dari pancaran sinar matahari langsung karena penggunaan pakaian yang lebih tertutup.
Pakaian lebih sopan, sehingga akan meminimalisir godaan dari berbagai pelecehan seksual ringan ketika berkunjung ketempat yang belum diketahui.
Kini, tidak ada alasan dan batasan dalam berbusana ala hijab, karena traveling tidak hanya begelut dengan destinasi, perjalanan, dan style. Melainkan soal passion dan keinginan yang kuat.


Sumber    : http://phinemo.com/hei-para-hijabers-kalian-bisa-tetap-tampil-keren-saat-traveling/

Waktu Akses   : 26 November 2016, 08.00



Sabtu, 19 November 2016

Macam-macam Bahan Tas



Inilah Berbagai Macam – Macam Bahan Tas

J
ika kita memperhatikan model tas pasti banyak gayanya, begitu juga dengan macam-macam bahan tas yang pasti berbeda – beda. Bahan tas yang dipakai pria dan wanita biasanya akan menyesuaikan selera dan kebutuhan. Ada model tas ransel, rucksack, daypack dan tas branded wanita. Jika anda memperhatikan fashion tas, bahan dasar sangat mempengaruhi penampilan. Misalnya tas wanita branded berbahan kulit akan berbeda dengan berbahan sintetic. Selain itu kebutuhan juga mempengaruhi, apakah tas tersebut akan digunakan untuk membawa barang-barang sedikit yang ringan atau barang bawaan yang banyak dan berat.
Berbagai jenis tas pun di desain sesuai kebutuhan dan pada kondisi-kondisi tertentu serta bahan atau komposisi yang dipakai memperhatikan keawetan tas, kekuatan dan kualitas. Berikut ini bebera penjelasan macam-macam bahan tas sesuai model tas dan kegunaannya yang bisa kamu ketahui.

1. Bahan Leather kulit
bahan tas kulit

Berbagai macam tas dengan bahan kulit hewan asli ternak seperti sapi, domba, kambing, kerbau dan lainnya, bahkan binatang buas seperti ular, singa, buaya, harimau dll. Bahan kulit adalah jenis-jenis tas yang mahal karena kulit asli sulit untuk didapatkan. Namun ada juga kulit sintetis hasil buatan manusia yang bentuknya sangat mirip kulit tetapi bukan kulit, jenis ini lebih murah dan mudah didapat.

2. Bahan Polyster

Jenis bahan polyester fabric yang biasa digunakan untuk pembuatan tas ransel, tas laptop dan lain sebagainya. Bahan ini pada umumnya tebal sehingga sering digunakan bagi yang menginginkan tas yang awet. Bahan Polyster mempunyai Kelebihan lainnya yaitu lebih tahan terhadap berbagai bakteri, tahan air (water-resistant) dan juga tidak mudah kusut ataupun melar, serta tahan terhadap pencucian kimia atau dry cleaning maupun pelarut organik. Namun, polyester juga memiliki kelemahan yaitu tidak bisa menyerap keringat sehingga terasa panas saat digunakan di cuaca yang panas, bahan mudah terbakar sama halnya dengan kebanyakan bahan kain sintesis lainnya karena bahan bahan tersebut terbuat dari polimer.

3. Bahan Kanvas


tas gunung kanvas

Kanvas adalah bahan dasar tas kuat seperti tas gunung, daypack dan sejenisnya adalah kain kain buatan pabrik yang berserat tebal dan sangat kuat. Kanvas yang terbuat dari campuran katun dan polyster contohnya padajenis tas daypack yang kuat,  anti air dan mudah kering. Kain kanvas selain digunkan membuat tas, juga merupakan bahan sepatu, jaket, tenda, terpal, penutup truk, payung taman, dan berbagai macam aksesoris. Saat ini kanvas banyak terbuat dari kapas atau linen, namun tidak mengurangi kekuatan dari kain kanvas itu sendiri.

4. Bahan Denier
tas rucksack bahan
Bahan dinier atau dinir merupakan bahan yang populer digunkan untuk tas rucksack dan ransel yang bentuknya trendi, ringan dan kuat, ontohnya seperti tas-tas ransel korea. Dulunya sering dipakai untuk jenis tas anak-anak. Bahan dinir mempunyai tekstur bahan nilon lembut dan fleksibel. Trend tas berbahan dinir melambung pada tahun 2013, model tas nya sederhana, ringan dan keren. Merek-merek tas ransel dan rucksack trendi sering memproduksi dengan bahan dinier

5. Bahan Satin

Bahan satin sangat identik dengan tas wanita branded. Satin adalah kain tipis dan seacara kasat mata agak mengkilap, biasa pada sebuah tas biasanya digunakan untuk bagian-bagian tertentu, seperti bagian luar tas pesta atau clutch yang divariasikan dengan manik-manik, pada tas branded banyak digunakan sebagai bahan dalaman tas. Istilah satin sendiri bisa diartikan sebuah metode pembuatan kain jenis tertentu yang menggunakan bahan –bahan seperti sutra, wol atau polyester sehingga menghasilkan satin. Dimanan awal mula kain satin adalah terbuat dari bahan sutera saja pada kisaran abad ke-12 di
China.

6. Bahan Denim 
Tas Ransel Denimo Tercerio Light Blue

Bahan denim berasal dari sebuah kota di Prancis, bernama Nimes. Awalnya bahan ini disebut Serge de Nimes, lalu kemudian dipersingkat menjadi denim (de Nims). Denim dulunya terkenal sebagai bahan celana jeans, tapi sekarang banyak model tas ransel dan tas selempang yang dibuat dari denim. Tas berbahan denim tentu lebih fashinable dan kekinian. Apalagi bahannya terkenal awet, mudah dicuci dan dibersihkan seperti halnya celana jeans.


Sumber                  : http://mallonlineindonesia.com/inilah-berbagai-macam-macam-bahan-tas/
Waktu Akses          : 14 November 2016, 19.15                               

Minggu, 13 November 2016

Tips Memilih Ransel Travelling


Cara Memilih Ransel yang Tepat Untuk Travelling


memilih ransel tepat untuk travelling

Ada banyak jenis ransel yang bisa kita temukan baik secara online maupun ketika mendatangi toko yang menyediakan ransel. Masing-masing dari kita memiliki banyak kriteria tersendiri dalam memilih ransel sesuai dengan pertimbangan masing-masing. Memilih ransel yang tepat untuk traveling harus dilakukan dengan cara memegang langsung agar mengetahui kualitas bahan yang digunakan. Hindari membeli tas ransel secara online untuk tas yang belum pernah kita lihat atau sentuh sebelumnya. Ikuti 9 tips berikut untuk mempermudah Anda dalam menemukan tas ransel yang akan menemani kegiatan traveling Anda.

1. Pastikan ukuran ransel tersebut nyaman dengan ukuran dan kebutuhan Anda

Banyak orang yang memilih ukuran ransel terlebih dahulu daripada memilih ransel berdasarkan ukuran tubuh kita. Ketika tubuh kita kecil, tentu saja kurang cocok ketika harus memakai ransel dengan ukuran besar.
Sesuaikanlah juga dengan gaya travelling Anda, karena tiap orang memiliki barang bawaan yang berbeda. Ada yang cukup  dengan satu ransel untuk travelling selama seminggu, ada juga yang memerlukan satu ransel untuk travelling satu hari. Jangan sampai kenyamanan travelling Anda terganggu karena salah memilih ukuran ransel.

2. Cari warna yang mudah terlihat

Pemilihan warna ransel untuk travelling hendaknya lebih didasarkan pada keselamatan daripada kesukaan. Pilihlah warna ransel yang mudah terlihat, semisal warna kuning, hijau tosca, merah, orange dan sebagainya. Penggunaan warna yang mudah terlihat ini bertujuan untuk memudahkan untuk diketemukan ketika terjadi sesuatu hal.
Hindari memilih ransel untuk travelling dengna warna yang mendekati warna alam, seperti warna hijau tua, coklat, hitam dan sejenisnya.

3. Pilih rangka yang sesuai dengan model traveling anda

Jika Anda sering membawa beban berat dengan barang bawaan yang cukup bervariasi, maka ransel dengan rangka lebih cocok untuk Anda. Rangka pada bagian punggung pada ransel ini akan mempermudah dalam menjaga bentuk ransel Anda selama perjalanan. Adanya rangka bisa membuat bentuk tas Anda akan lebih tetap seperti itu walau diisi oleh banyak barang yang tidak beraturan.

4. Bentuk ransel

Ransel pada umumnya berbentuk lonjong dengan diameter yang nyaris sama dari atas sampai ke bawah. Sekarang sudah cukup banyak ransel dengan bentuk melengkung, sehingga memberikan ruang antara punggung kita dengan ransel. Ruang ini berfungsi sebagai sirkulasi udara yang membuat punggung Anda bisa bernafas dengan cukup.
Bentuk ransel biasanya akan mempengaruhi cara memasukkan barang ke dalamnya. Bentuk ransel lonjong cenderung lebih mudah, namun ketika Anda harus packing menggunakan tas berbentuk melengkung maka Anda harus beradaptasi terlebih dahulu.

5. Bahan yang ringan dan kuat

Hindari memilih bahan yang mudah robek serta mudah menyerap air, hal ini bisa Anda rasakan dengan merasakan permukaannya. Pilih bahan dengan serat yang rapat dan licin, bahan seperti ini cukup untuk menahan pecikan air yang jatuh mengenai ransel Anda. Bahan yang ringan juga akan membuat Anda tidak terlalu merasa lelah ketika harus menggendong tas ransel Anda seharian.

6. Ketersediaan slot untuk cover bag

Lihatlah pada bagian bawah tas ransel yang Anda pilih, adakah tempat untuk menyimpan cover bag atau tidak. Ketersediaan slot ini sangat berguna untuk menyimpan dan menjaga cover bag Anda agar tetap selalu berada di dalam slot tersebut. Cover bag sangat berguna ketika Anda terkena hujan secara tiba-tiba.

7. Resleting yang berkualitas

Resleting memegang peranan penting dalam kemudahan Anda ketika memasukan dan mengeluarkan isi ransel. Dengan menggunakan tarikan, maka Anda akan tahu mana resleting yang berkualitas dan yang bukan. Pilihlah tas dengan kepala resleting yang bisa disisipkan gembok agar lebih aman ketika Anda titipkan di penitipan barang.

8. Jumlah kantong

Dengan jumlah kantong yang cukup, maka akan mempermudah dalam penyekatan masing-masing barang bawaan berdasarkan jenisnya. Semisal baju diletakkan dengan tempat terpisah dengan perlengkapan p3k, sehingga mempermudah untuk mengambilnya sewaktu-waktu.

9. Harga yang sesuai

Bagaimanapun juga, harga beli cukup memegang peranan penting dalam pemilihan ransel. Ada istilah bahwa ada harga ada kualitas, tinggal bagaimana kita menempatkan nominal rupiah untuk mendapatkan ransel yang seimbang antara kualitas, kebutuhan dan harganya.



Waktu Akses   : 13 November 2016, 14.38


 

Cara Memilih Jaket Mendaki Gunung


Tips Memilih Jaket Gunung Untuk Pendakian di Indonesia


tips memilih jaket gunung

Jaket gunung merupakan salah satu benda yang paling penting dalam peralatan pendakian gunung. Benda ini akan melindungi tubuh kita dari hawa dingin dan angin yang berhembus di gunung. Jaket gunung hendaknya dipilih dengan cermat dan tepat agar bisa gunakan dalam jangka waktu yang lama serta kondisi yang sesuai dengan gaya pendakian kita. Ikuti tips berikut ini untuk mendapatkan jaket gunung yang sesuai dengan keinginan Anda.
              

1. Ukuran

Pemilihan ukuran jaket gunung sebaiknya jangan terlalu pas ataupun jangan terlalu besar, lebihkanlah sedikit dari badan kita. Tujuannya adalah selain untuk kenyamanan dalam bergerak, jaket dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran kita bisa kita gunakan secara berlapis dengan jaket polar lainnya untuk menambah agar lebih hangat. Jaket yang memiliki ukuran terlalu pas dengan tubuh kita akan menimbulkan gerah yang lebih cepat daripada jaket dengan ukuan yang sedikit lebih besar dari tubuh kita. Hal ini dikarena sirkulasi udara di dalam jaket yang berukuran pas tersebut tidak bisa mengikuti hawa panas yang keluar dari tubuh kita.
Bagi Anda yang biasa membawa tas kecil, jaket dengan ukuran yang lebih besar sedikit dari ukuran tubuh Anda juga bisa Anda masukkan ke dalam jaket Anda ketika hujan atau ketika Anda tertidur di dalam bus sehabis pendakian.

2. Bahan

tips memilih jaket gunung

Jaket gunung ada yang menyematkan polar di bagian dalamnya, sehingga akan lebih hangat ketika dipakai, namun akan terasa panas jika digunakan saat siang hari. Ada jaket gunung yang hanya menggunakan lapisan dalam berupa furing, biasanya jaket seperti ini memang digunakan untuk mengurangi panas di dalam jaket, bahan luarnya biasanya dibuat dari bahan polyester.
Sekarang ini, banyak jaket yang menggunakan teknologi seperti goretex, sebuah teknologi yang membuat lapisan jaket anti air dan kedap udara, namun tetap bisa mengalirkan udara panas di dalam jaket keluar.
Jaket dengan bahan polar bagian dalamnya sangat tidak direkomendasikan dipakai saat musim hujan, karena ketika terkena air hujan, maka akan memakan waktu lama untuk kering. Biasanya saya membawa dua jaket saat pendakian, yang satu berbahan polar saya masukan ke dalam tas carrier dan hanya saya pakai saat akan tidur, satunya berbahan polyester untuk saya pakai ketika berjalan karena memang tidak membuat panas terperangkap di dalam jaket, namun tetap bisa melindungi saya dari hujan dan angin gunung.

3. Kemampuan Terhadap Air, Angin dan Suhu di Dalam Jaket.

Kita terbiasa mendengar waterproof dan windproof, namun ada juga yang disebut breathability. Breathability adalah kemampuan sebuah bahan untuk mampu mengalirkan udara panas akibat pernafasan tubuh keluar dari jaket.
Waterproof berbanding lurus dengan windproof, artinya adalah semakin tinggi kemampuan suatu bahan jaket dalam menahan air, maka semakin tinggi pula kemampuannya dalam menahan angin. Namun akan berbanding terbalik dengan kemampuannya dalam melepaskan udara panas akibat pernafasan tubuh yang terperangkap di dalam jaket. Oleh karena itu, perlu pertimbangan memilih jaket dengan kemampuan waterproof, windproof, dan breathability dengan cermat dan bijak.

4. Resleting

Resleting jaket gunung biasanya hanya satu buah, namun ada beberapa yang menyematkan dua lapis resleting untuk semakin menambah kekuatan jaket tersebut. Pastikan Anda memilih jaket gunung dengan resleting bermerk YKK, Anda bisa melihat di ujung kepala resleting yang bisa terbaca dengan jelas. Merek YKK ini adalah merek terbaik untuk produk resleting, kualitasnya tidak perlu Anda ragukan.
Periksalah juga apakah jaket gunung yang sedang Anda pertimbangkan memiliki resleting di ketiak (pitt zip) untuk ventilasi udara supaya tidak gerah.

5. Velcro (perekat)

Perekat yang baik adalah perekat yang pada bagian kasarnya tersusun rapi dan rapat. Pastikan juga resleting pada bagian depan jaket Anda tertutupi kembali oleh Velcro ini, sehingga air dan angin tidak mudah masuk ke dalam sela-sela resleting.

6. Pengencang Pinggang

Pinggang orang memiliki ukuran yang berbeda, pilihlah jaket gunung yang memiliki tali pengencang pinggang, sehingga akan memudahkan ketika Anda bergerak ketika memakai jaket gunung tersebut.

7. Perekat Pergelangan Tangan

Bagian pergelangan tangan harus memiliki Velcro untuk menyesuaikan dengan besarnya pergelangan kita atau ketika kita mengenakan kaos tangan. Pilihlah jaket gunung dengan kualitas Velcro pergelangan tangan yang baik, karena kita akan sangat sering melepas dan memasang kembali Velcro tersebut.

8. Saku

Pilihlah jaket gunung dengan saku yang sedikit, karena semakin berarti semakin banyak jahitan, semakin banyak jahitan maka akan membuat peluang bocornya jaket gunung Anda terhadap angin dan air akan semakin besar. Pilihlah jaket gunung dengan maksimal dua saku di bagian samping perut Anda, saku tersebut akan sangat berguna untuk memasukkan tangan Anda ketika Anda merasa kedinginan. Jika Anda meninginkan saku yang lain, pilihlah jaket gunung dengan saku rahasia yang berada di dalam jaket. Selain tersembunyi, saku seperti ini juga lebih aman untuk menyimpan barang saat hujan.

9. Hoody

Ketersediaan hoody pada jaket yang bisa dimasuk dan dibuka adalah sebuah nilai penting dalam pemilihan jaket gunung, pastikan pada jaket gunung Anda tersedia hoody tersebut. Hoody akan sangat berguna saat hujan atau panas, gunanya untuk membantu melindungi kepala Anda. Saat cuaca berangin juga akan melindungi telinga Anda dari tiupan angin gunung. Saat hoody ini dilipat, tentu akan sedikit menekan leher Anda, sehingga leher Anda akan lebih terasa hangat

10. Warna

Warna gelap biasanya dipilih karena tidak mudah kotor, namun warna gelap akan mudah menyerap panas sehingga tidak cocok digunakan saat siang hari. Jaket gunung dengan warna gelap juga akan membuat kita susah terlihat di alam bebas. Pilihlah warna cerah agar Anda mudah terlihat dan tidak mudah menyerap panas saat siang hari.
Pilihlah jaket dengan satu warna, karena satu warna berarti lebih sedikit jahitan untuk menempelkan warna tersebut. Sedikit jahitan akan membuat jaket Anda lebih nyaman dipakai saat kondisi hujan maupun berangin.

11. Penempelan Logo Merek

Biasanya logo merek suatu jaket gunung berada di dada sebelah kiri. Carilah jaket gunung yang menyematkan logo mereknya dengan cara disablon, jangan pilih jaket gunung dengan logo yang dibordir. Pembordiran logo merek tersebut akan menyebabkan kebocoran, sehingga Anda sudah memiliki jaket yang bocor sebelum dipakai.
Seperti jaket gunung buatan lokal kota Solo ini, yang menempatkan logo Cozmeed dengan cara di sablon. Keren dan tentu saja tidak mengurangi  kualitas jaket tersebut.
tips memilih jaket gunung

12. Fitur Tambahan

Fitur yang sekarang sudah mulai disematkan di jaket gunung adalah beberapa bagian jaket yang memantulkan cahaya saat tersorot oleh cahaya. Ada juga jaket gunung yang pada bagian pergelangan tangannya terdapat sebuah tempat untuk mengikat sencet atau semacamnya. Serta ada banyak fitur lainnya yang tentunya akan semakin membuat aktivitas Anda di alam bebas semakin nyaman.

13. Perawatan

Masing-masing jaket gunung memiliki cara perawatan sendiri-sendiri, namun akan memiliki kesamaan perawatannya secara garis besar. Pastikan Anda mengetahui cara mencuci dan merawat jaket gunung. Karena karena jaket gunung, Anda bisa merasakan kehangatan di atas awan.


Sumber            : http://phinemo.com/tips-memilih-jaket-gunung/

Waktu Akses   : 13 November 2016, 11.15

 

Tips Memilih Ransel Untuk Wanita

Tips Memilih Ransel Untuk Wanita


tips memilih backpack untuk wanita

Bentuk tubuh wanita diciptakan berbeda dengan bentuk tubuh pria. Perlu perlengkapan traveling yang berbeda juga dengan pria, salah satunya adalah backpack. Backpack untuk wanita sudah didesign untuk kenyamanan ketika digunakan oleh kaum hawa. Perbedaan yang paling sering saya temukan adalah tinggi dan lebar bahu yang berbeda dengan seri pria. Ikuti tips berikut ini untuk mendapatkan backpack yang tepat dan nyaman untuk Anda.

1. Bentuk Melengkung

Dengan bentuk melengkung didesign untuk membuat sirkulasi udara di punggung lancar. Hal ini sangat berguna untuk menghindari punggung kita basah terkena keringat akibat mengedong backpack saat berkeliling kota.
Bentuk melengkung disebabkan oleh frame yang melengkung di bagian backpack yang menghadap ke punggung. Pilihlah backpack yang menggunakan sepasang frame, sehingga akan lebih seimbang ketika terpaksa membawa beban berat. Carilah bentuk backpack yang ramping, sehingga tidak terlalu menyusahkan Anda ketika harus melewati kerumunan saat berburu souvenir.
Seperti backpack FUTURA 20 SL dari deuter ini memiliki bentuk yang sangat nyaman untuk Anda gunakan berkeliling kota seharian.

tips memilih backpack untuk wanita
deisgn pada bagian punggungnya sangat nyaman dan tidak menyebabkan punggung anda basah kuyup oleh keringat.

2. Fitur Anti Air dan Ketersediaan Cover Bag

Carilah backpack dengan bahan yang anti air, semisal bahan ripstop yang ringan dan cukup kuat. Bahan seperti ini akan cukup melindungi tas Anda dari kucuran air hujan ketika Anda sedang berlari menuju tempat berteduh.
Pastikan juga Anda memilih daypack yang menyematkan slot untuk cover bag di bawah backpack. Akan mempermudah Anda ketika akan menggunakan cover bag saat darurat, serta akan meminimalisir tertinggalnya cover bag tersebut saat Anda traveling.

3. Berada Di Atas Pinggang

Backpack yang baik adalah backpack yang memiliki strap pada pinggang Anda. Pastikan setelah Anda mengunci strap pada pinggang Anda, maka bagian bawah backpack Anda berada di atas pinggang. Posisi backpack yang berada di atas pinggang Anda akan meringankan beban paha Anda saat berjalan jauh dan di jalan yang menanjak. Beban pada pinggang akan terbagi rata dengan pundak Anda.

4. Strap Dada

Stap dada harus Anda pastikan ketika dikunci berada di atas payudara Anda, serta terkunci dengan baik pada dada Anda. Lebar bahu pria dan wanita berbeda, pastikan Anda memilih backpack dengan bahu yang pendek untuk kenyamana di pundak Anda. Pilihlah juga backpack dengan strap dada yang bisa di naik turunkan menyesuaikan posisi dada Anda.

5. Jumlah Kantong

Aksesoris perempuan cenderung lebih banyak dari pria, maka carilah backpack dengan jumlah kantong yang cukup untuk gaya traveling Anda. Strap pada pinggang biasanya sudah dilengkapi dengan kantong beresleting, serta pada bagian samping merupakan sebuah kewajiban untuk ketersediaan kantong.
Pilihlah juga backpack dengan akses yang tidak hanya dari atas, artinya Anda bisa mengambil barang bagian bawah tanpa harus mengeluarkan isi bagian atas. Bagian bawah backpack sekarang kebanyakan sudah terdapat resleting untuk mempermudah pengambilan barang saat dibutuhkan dengan cepat.
Contohnya adalah backpack Lukla Exp 22 dari Consina ini. Memiliki jumlah kantong yang ideal untuk mempermudah akses ke dalam backpack.

tips memilih backpack untuk wanita
Produk lokal ini memliki jumlah kantong yang sangat cukup untuk kegiatan jalan-jalan anda. 

6. Warna

tips memilih backpack untuk wanita
warna yang menarik, serta sisipan ikat rambut berbentuk bunga ini memang benar-benar mengerti wanita. 

Warna memang menjadi selera,  untuk wanita biasanya menyukai warna muda dan cerah. Warna merah muda, hijau muda, biru mudah bisa menjadi pilihan. Warna tersebut paling sering diproduksi oleh produsen backpack untuk seri wanita. Tujuan lainnya adalah untuk faktor keselamatan, sehingga Anda mudah terlihat ketika Anda sedang dalam kondisi darurat, semisal tersesat di hutan.

Sumber            : http://phinemo.com/tips-memilih-backpack-untuk-wanita/

Waktu Akses   : 13 November 2016, 10.40 Am